Semangat gotong royong terlihat jelas di lingkungan SD Negeri 5 pascakebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan sekolah. Para guru bersama Bapak-bapak TNI bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa kebakaran demi memulihkan lingkungan sekolah agar kembali layak digunakan.
Sejak pagi hari, abu sisa kebakaran, kayu-kayu hangus, serta reruntuhan bangunan diangkat bersama. Bapak TNI tampak sigap dan penuh tanggung jawab membantu para guru, menciptakan suasana kerja yang tertib, cepat, dan penuh kepedulian.
Di sela kegiatan, suasana haru dan kelelahan sesekali terselip momen kecil yang menghangatkan hati. Seorang guru tampak berhenti sejenak, melamun sambil memandang ke arah salah satu anggota TNI yang sedang bekerja dengan penuh dedikasi. Senyum tipis tersungging di wajahnya, seolah lupa sejenak pada lelah dan duka, menyaksikan ketulusan dan keteguhan sosok Bapak TNI tersebut.
“Di tengah musibah, kami merasa tidak sendiri,” ujar salah seorang guru. “Kehadiran Bapak TNI memberi kekuatan dan semangat baru bagi kami.”
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya membersihkan puing-puing bangunan, tetapi juga menumbuhkan kembali harapan, solidaritas, dan rasa kemanusiaan. Musibah kebakaran menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah pondasi kuat dalam menghadapi cobaan.
Pihak sekolah berharap dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak terus berlanjut agar proses pemulihan sekolah berjalan lancar dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.







.jpeg)







0 comments:
Posting Komentar