
Blang Talon, Kuta Makmur — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang dilanda banjir di berbagai wilayah, warga Gampong Blang Talon bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) membuka posko bantuan bertajuk “Peduli Aceh Loen Sayang”. Posko ini dibuka sebagai pusat penggalangan donasi untuk membantu ribuan warga yang terdampak banjir dan masih membutuhkan uluran tangan.
Kolaborasi Masyarakat dan Mahasiswa KPM
Keuchik Gampong Blang Talon menyampaikan apresiasinya atas gerakan cepat yang dilakukan masyarakat dan mahasiswa KPM.
“Kami membuka posko ini dengan niat tulus membantu saudara-saudara kita di Aceh yang sedang ditimpa musibah. Mahasiswa KPM menjadi salah satu motor penggerak kegiatan ini. Kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, dan warga sangat kami syukuri,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator KPM Blang Talon menyebut bahwa antusiasme warga benar-benar luar biasa.
“Kami hanya memfasilitasi, tetapi semangat warga untuk membantu sangat menyentuh. Setiap hari ada saja warga yang datang membawa donasi. Ini bukti bahwa kepedulian masyarakat masih sangat tinggi,” katanya.
Distribusi Bantuan Secara Bertahap
Harapan untuk Meringankan Beban Korban
Banjir yang melanda sebagian wilayah Aceh beberapa hari terakhir telah menyebabkan pemukiman terendam, akses jalan terputus, serta aktivitas masyarakat lumpuh. Banyak keluarga harus mengungsi dengan minim perbekalan. Kondisi ini mendorong warga Blang Talon untuk segera bertindak, membuktikan bahwa semangat meusyuhu (gotong royong) di desa tersebut tetap hidup dan kuat.
Sejak dibuka, posko “Peduli Aceh Loen Sayang” yang berpusat di Meunasah Gampong Blang Talon tampak tidak pernah sepi dari warga yang datang membawa berbagai bentuk donasi. Bantuan yang terkumpul beragam, mulai dari:
-
Beras dan sembako
-
Air mineral
-
Minyak goreng dan bahan pokok lainnya
-
Pakaian layak pakai
-
Sarung, selimut, serta perlengkapan tidur
-
Perlengkapan bayi
-
Obat-obatan
-
Makanan siap saji dan sayur-mayur
Mahasiswa KPM berperan aktif dalam proses pencatatan, penyortiran, hingga pengemasan seluruh donasi agar siap disalurkan ke wilayah yang paling membutuhkan.
Relawan gabungan warga dan mahasiswa sudah melakukan survei ke wilayah terdampak banjir untuk mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak. Rencananya, bantuan akan didistribusikan secara bertahap menggunakan kendaraan bak terbuka dan mobil relawan.
Tim penyaluran juga memastikan bahwa seluruh donasi sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama di daerah yang aksesnya sulit dan belum menerima bantuan memadai.
Aksi kemanusiaan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat setempat berharap posko “Peduli Aceh Loen Sayang” dapat menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas antar sesama warga Aceh.
“Musibah ini adalah ujian bersama. Dengan saling membantu, kita berharap para korban dapat bertahan melewati masa sulit ini,” ujar salah satu tokoh gampong.
Warga Blang Talon juga mengajak masyarakat gampong lain, komunitas pemuda, hingga lembaga pendidikan untuk ikut serta menyumbang demi meringankan beban korban banjir.
Dengan dibukanya posko “Peduli Aceh Loen Sayang,” Gampong Blang Talon sekali lagi menunjukkan bahwa kepedulian dan gotong royong adalah nilai yang tetap hidup dalam masyarakat. Semoga bantuan yang terkumpul dapat memberi keringanan dan harapan bagi para korban banjir hingga kondisi kembali pulih.